orangusia lanjut merasa bahagia : " Orang usia lanjut yang secara finansial terjamin, dapat memanfaatkan waktu bebasnya untuk hal-hal yang konstruktif, merasa bahagia dengan kontak sosialnya, dan dapat mengembangkan jasa-jasanya bagi kepentingan orang lain kelak akan diketemuinya bahwa periode hidup di masa tuanya akan dihargai. Beranjakdari itu hendaklah bulan Safar ini dilihat seperti bulan-bulan yang lain dalam kalendar Hijriyah dan kita terus mengerjakan amal-amal ibadah yang disunnahkan dalam menambahkan pembendaharaan amal untuk hari esok nantinya. : Puasa bagi Orang Lanjut Usia (Lansia) yang Sudah Pikun :: Pertanyaan. Seorang yang sudah lanjut usianya dan sudah berubah akalnya dengan sebagian perubahan-perubahan, kemudian ia meninggal dan ia punya hutang puasa dua kali bulan Ramadhan, sedangkan ia tidak mengetahui Ramadhan dari selainnya disebabkan karena terjadi hilang ingatan/akalnya. Iniyang harus kita contoh dari ibadah Nek Liah di usia senjanya! Dengan bertumpu pada tubuh ringkihnya, Nek Liah selalu berusaha mengisi kesehariannya dengan beribadah kepada Allah SWT. Padahal TidakBoleh. 25 F. Qadha๏พ’ Puasa Untuk Orang Lain. 26 1. Keluarga Berpuasa Qadha๏พ’ Untuknya. 27 2. Cukup Membayar Fidyah. 28 Fidyah. 29 A. Pengertian. 29 1. Bahasa. 29 2. Istilah. 30 B. Dalil Pensyariatan. 32 1. Al-Quran. 32 2. As-Sunnah. 33 C. Kalangan yang Wajib Fidyah. 34 1. Orang Tua Lanjut Usia. 34 2. Orang Sakit Parah Susah Sembuh. 36 3. A Latar Belakang. Dalam islam posisi dan porsi wanita sangatlah jelas baik dalam Al-Qur`an maupun hadist yang merupakan acuan baku bagi umat islam. Banyak hadist- hadist secara jelas (eksplisit) menjelaskan bahwa wanita bertengger pada posisi yang sangat mulia dan terhormat. Seperti pada hadist nabi yang sangat populer menyatakan bahwa sorga Amalanapa saja yang bisa dilakukan ketika usia senja? Pertama: Lebih memerhatikan amalan-amalan wajib. Sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib (fardhu) merupakan kewajiban yang bersifat individual yang harus ditegakkan sendiri-sendiri oleh setiap Muslim dan Muslimah hingga ajal datang. WsUduL. Usia senja adalah usia terbaik untuk meningkatkan amal saleh. Di usia tersebut kita dianjurkan memperbanyak tasbih, tahmid, dan istighfar. Khutbah Pertama ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ูู„ูŽู‘ู‡ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ู‡ูŽุฏูŽุงู†ูŽุง ู„ูู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูƒูู†ูŽู‘ุง ู„ูู†ูŽู‡ู’ุชูŽุฏููŠูŽ ู„ูŽูˆู’ู„ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ู‡ูŽุฏูŽุงู†ูŽุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฌูŽุงุกูŽุชู’ ุฑูุณูู„ู ุฑูŽุจูู‘ู†ูŽุง ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ูˆูŽู†ููˆุฏููˆุง ุฃูŽู†ู’ ุชูู„ู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุฃููˆุฑูุซู’ุชูู…ููˆู‡ูŽุง ุจูู…ูŽุง ูƒูู†ู’ุชูู…ู’ ุชูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ ุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ุงูŽ ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏุงู‹ ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู. ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ู‘ ุตูŽู„ูู‘ ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ู’ ุนูŽู„ู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ูŠู’ู† ูŠูŽุง ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู ุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุฑูŽุจูŽู‘ูƒูู…ู ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽูƒูู…ู’ ู…ูู†ู’ ู†ูŽูู’ุณู ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ูˆูŽุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ูˆูŽุจูŽุซูŽู‘ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุฑูุฌูŽุงู„ู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง ูˆูŽู†ูุณูŽุงุกู‹ ูˆูŽุงุชูŽู‘ู‚ููˆุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุงู„ูŽู‘ุฐููŠ ุชูŽุณูŽุงุกูŽู„ููˆู†ูŽ ุจูู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุญูŽุงู…ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ูƒูŽุงู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุฑูŽู‚ููŠุจู‹ุง ุงู„ู„ู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุนูŽู„ูู‘ู…ู’ู†ูŽุง ู…ูŽุง ูŠูŽู†ู’ููŽุนูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุงู†ู’ููŽุนูŽู†ูŽุง ุจูู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‘ู…ู’ุชูŽู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฒูุฏู’ู†ูŽุง ุนูู„ู’ู…ุงู‹ุŒ ูˆูŽุฃูŽุฑูŽู†ูŽุง ุงู„ุญูŽู‚ูŽู‘ ุญูŽู‚ู‘ุงู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุชูู‘ุจูŽุงุนูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุฑูŽู†ูŽุง ุงู„ุจูŽุงุทูู„ูŽ ุจูŽุงุทูู„ุงู‹ ูˆูŽุงุฑู’ุฒูู‚ู’ู†ูŽุง ุงุฌู’ุชูู†ูŽุงุจูŽู‡ู Amma baโ€™du โ€ฆ Maโ€™asyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah โ€ฆ Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, yang memerintahkan kita untuk terus bertakwa kepada-Nya. Pada hari Jumat penuh berkah ini, kita diperintahkan bershalawat kepada Nabi akhir zaman, Nabi kita Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Ada hadits yang menunjukkan keutamaan bershalawat kepada beliau. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ู…ูŽู†ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ูŽู‘ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู‹ ุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุนูŽุดู’ุฑู‹ุง โ€œBarangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.โ€ HR. Muslim, no. 408 Maโ€™asyirol muslimin rahimani wa rahimakumullah โ€ฆ Di antara jamaah shalat Jumat ini pasti ada yang berusia senja, kali ini kita akan kaji motivasi meningkatkan amalan di usia seperti itu. Kita mulai merenungkan ayat, ุฅูุฐูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ู†ูŽุตู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ูˆูŽุงู„ู’ููŽุชู’ุญู 1 ูˆูŽุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุณูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ููˆู†ูŽ ูููŠ ุฏููŠู†ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽูู’ูˆูŽุงุฌู‹ุง 2 ููŽุณูŽุจูู‘ุญู’ ุจูุญูŽู…ู’ุฏู ุฑูŽุจูู‘ูƒูŽ ูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู’ู‡ู ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ูƒูŽุงู†ูŽ ุชูŽูˆูŽู‘ุงุจู‹ุง 3 โ€œApabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.โ€ QS. An-Nashr 1-3 Tentang ayat di atas, coba perhatikan penjelasan yang bagus dari Ibnu Abbas berikut ini. Ada sebuah riwayat dari Ibnu Abbas, ia berkata, โ€œSuatu hari Umar mengundang mereka dan mengajakku bersama mereka. Seingatku, Umar tidak mengajakku saat itu selain untuk mempertontonkan kepada mereka kualitas keilmuanku. Lantas Umar bertanya, โ€œBagaimana komentar kalian tentang ayat yang artinya, โ€œSeandainya pertolongan Allah dan kemenangan datang 1 dan kau lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong 2 โ€“hingga ahkir surat. QS. An Nashr 1-3. Sebagian sahabat berkomentar menafsirkan ayat tersebut, โ€œTentang ayat ini, setahu kami, kita diperintahkan agar memuji Allah dan meminta ampunan kepada-Nya, ketika kita diberi pertolongan dan diberi kemenangan.โ€ Sebagian lagi berkomentar, โ€œKalau kami tidak tahu.โ€ Atau bahkan tidak ada yang berkomentar sama sekali. Lantas Umar bertanya kepadaku, โ€œWahai Ibnu Abbas, beginikah kamu menafsirkan ayat tadi? โ€œTidakโ€, jawabku. โ€œLalu bagaimana tafsiranmu?โ€, tanya Umar. Ibnu Abbas menjawab, โ€œSurat tersebut adalah pertanda wafatnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sudah dekat. Allah memberitahunya dengan ayatnya โ€œJika telah datang pertolongan Allah dan kemenanganโ€™, itu berarti penaklukan Makkah dan itulah tanda ajalmu Muhammad, karenanya โ€œBertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampunan, sesungguhnya Dia Maha Menerima taubat.โ€ Kata Umar, โ€œAku tidak tahu penafsiran ayat tersebut selain seperti yang kamu Ibnu Abbas ketahui.โ€โ€ HR. Bukhari, no. 4294 Dari sinilah Imam Nawawi rahimahullah menyimpulkan dalam Riyadhus Sholihin dengan judul bab yang beliau tulis โ€œBab 12. Anjuran untuk Meningkatkan Amal Kebaikan pada Akhir Usia.โ€ Jangan malah makin tua, makin menjadi-jadi Nabi shallallahu alaihi wa sallam pernah mengingatkan, ุซูŽู„ูŽุงุซูŽุฉูŒ ู„ูŽุง ูŠููƒูŽู„ูู‘ู…ูู‡ูู…ู ุงู„ู„ู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูุฒูŽูƒูู‘ูŠู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ุธูุฑู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู’ู…ูŒ ุดูŽูŠู’ุฎูŒ ุฒูŽุงู†ู ูˆูŽู…ูŽู„ููƒูŒ ูƒูŽุฐูŽู‘ุงุจูŒ ูˆูŽุนูŽุงุฆูู„ูŒ ู…ูุณู’ุชูŽูƒู’ุจูุฑูŒ โ€œAda tiga golongan yang Allah tidak berbicara kepada mereka pada hari Kiamat, tidak membersihkan mereka, dan tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka siksa yang pedih orang yang sudah tua tapi berzina, penguasa yang suka bohong, dan orang miskin yang sombong.โ€ HR. Muslim, no. 172 Tambah usia harusnya bertambah semakin baik Dalam hadits disebutkan, ู„ูŽุง ูŠูŽุชูŽู…ูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชู ูˆูŽู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุนู ุจูู‡ู ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽู‡ู. ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู, ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽุง ูŠูŽุฒููŠู’ุฏู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽ ุนูู…ู’ุฑูู‡ู ุฅูู„ูŽู‘ุง ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง โ€œJanganlah seseorang dari kalian mengharapkan kematian. Dan jangan pula berdoa agar segera mendapat kematian sebelum kematian itu datang kepadanya. Sesungguhnya bila ia mati, maka terputuslah amalannya dan bahwa tidaklah usia seorang mukmin itu bertambah pada dirinya kecuali akan menambah kebaikan.โ€ HR. Muslim, No. 2682 Amalan apa saja yang bisa dilakukan ketika usia senja? Pertama Lebih memerhatikan amalan-amalan wajib. Sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib fardhu merupakan kewajiban yang bersifat individual yang harus ditegakkan sendiri-sendiri oleh setiap Muslim dan Muslimah hingga ajal datang. Selain itu, amal-amal wajib adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah Taโ€™ala Kedua Menghindari hal-hal yang diharamkan oleh syariat. Ketiga Menambah amalan-amalan sunnah. Keempat Banyak bertasbih, bertahmid, membaca istighfar, dan bertaubat. Kelima Memperbanyak amal-amal ringan, tapi berpahala besar, seperti berdzikir dan membaca shalawat. Keenam Rutin membaca dzikir pagi dan petang. Ketujuh Tetap aktif dalam thalabul ilmi menghadiri majelis ilmu. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ุฃูŽุนู’ุฐูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู…ู’ุฑูุฆู ุฃูŽุฎูŽู‘ุฑูŽ ุฃูŽุฌูŽู„ูŽู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุณูุชูู‘ูŠู’ู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹ โ€œAllah tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allah tunda ajalnya hingga mencapai 60 tahun.โ€ HR. Bukhari, Kedelapan Rutin mempelajari Alquran dan mentadabburinya merenungkannya lewat bahasan ulama dalam kitab tafsir yang tentu lebih mendalam dari sekadar Alquran terjemah. Kesembilan Berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar menjadi saleh dan salehah, gemar mendoakan orang tua baik saat masih hidup atau setelah meninggal, dan membantu mentalqin orang tua ketika akan meninggal. Baca Juga Saat Zakariya di Usia Tua, Akhirnya Dikarunia Yahya Moga kita diberi umur panjang Rajinlah berdoa seperti ini, ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูƒู’ุซูุฑู’ ู…ูŽุงู„ููŠุŒ ูˆูŽูˆูŽู„ูŽุฏููŠุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ููŠ ูููŠู…ูŽุง ุฃุนู’ุทูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠ ูˆูŽุฃุทูู„ู’ ุญูŽูŠูŽุงุชููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุทูŽุงุนูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุฃุญู’ุณูู†ู’ ุนูŽู…ูŽู„ููŠ ูˆูŽุงุบู’ููุฑู’ ู„ููŠ โ€œALLAHUMMA AK-TSIR MAALII WA WALADII, WA BAARIK LII FIIMAA Aโ€™THOITANII WA ATHIL HAYAATII ALA THOโ€™ATIK WA AHSIN AMALII WAGH-FIR LII. artinya Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.โ€ Diambil dari kumpulan doa dari Syaikh Saโ€™id bin Wahf Al-Qahthani rahimahullah dan bisa dilihat pula di buku 50 Doa Mengatasi Problem Hidup, terbitan Rumaysho Demikian khutbah pertama ini. ุฃูŽู‚ููˆู’ู„ู ู‚ูŽูˆู’ู„ููŠ ู‡ูŽุฐูŽุง ูŽูˆูŽุงุณู’ุชูŽุบู’ููุฑู ุงู„ู„ู‡ูŽ ู„ููŠ ูˆูŽู„ูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูุณูŽุงุฆูุฑู ุงู„ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ุฅูู†ูŽู‘ู‡ู ู‡ููˆูŽ ุงู„ุณูŽู…ููŠู’ุนู ุงู„ุนูŽู„ููŠู’ู…ู Khutbah Kedua ุฃูŽุญู’ู…ูŽุฏู ุฑูŽุจูู‘ูŠ ูˆูŽุฃูŽุดู’ูƒูุฑูู‡ู ุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ุฅูู„ูŽู‡ูŽ ุฅูู„ูŽู‘ุง ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญู’ุฏูŽู‡ู ู„ูŽุง ุดูŽุฑููŠู’ูƒูŽ ู„ูŽู‡ูุŒ ูˆูŽุฃูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุฃูŽู†ูŽู‘ ู†ูŽุจููŠูŽู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู‹ุง ุนูŽุจู’ุฏูู‡ู ูˆูŽุฑูŽุณููˆู’ู„ูู‡ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏูู‘ูŠู’ู†ู ุงูŽู…ูŽู‘ุง ุจูŽุนู’ุฏู ููŽูŠูŽุงุงูŽ ูŠูู‘ู‡ูŽุงุงู„ู†ูŽู‘ุงุณู !! ุงูุชูŽู‘ู‚ููˆุงุงู„ู„ู‡ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ. ูˆูŽุฐูŽุฑููˆุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุงุธูŽู‡ูŽุฑูŽูˆูŽู…ูŽุงุจูŽุทูŽู†ู’. ูˆูŽุญูŽุงููุธููˆู’ุงุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ุทูŽู‘ุงุนูŽุฉู ูˆูŽุญูุถููˆู’ุฑู ุงู„ู’ุฌูู…ู’ุนูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู. ูˆูŽุงุนู’ู„ูŽู…ููˆู’ุงุงูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ุงูŽู…ูŽุฑูŽูƒูู…ู’ ุจูุฃูŽู…ู’ุฑู ุจูŽุฏูŽุฃูŽ ูููŠู’ู‡ู ุจูู†ูŽูู’ุณูู‡ู. ูˆูŽุซูŽู†ูŽู‘ู‰ ุจูู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุฉู ู‚ูุฏู’ุณูู‡ู. ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุชูŽุนูŽุงู„ู‰ูŽ ูˆูŽู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุฒูŽู„ู’ ู‚ูŽุงุฆูู„ุงู‹ุนูŽู„ููŠู’ู…ู‹ุง ุงูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูˆูŽู…ูŽู„ุงูŽุฆููƒูŽุชูŽู‡ู ูŠูุตูŽู„ูู‘ูˆู’ู†ูŽ ุนูŽู„ู‰ูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ู’ ูŠูŽุงูŽ ูŠูู‘ู‡ูŽุงุงู„ูŽู‘ุฐููŠู’ู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆู’ุงุตูŽู„ูู‘ูˆู’ุงุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ูู‘ู…ููˆู’ุง ุชูŽุณู’ู„ููŠู’ู…ู‹ุง ุงูŽู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุตูŽู„ูู‘ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุตูŽู„ูŽู‘ูŠู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ. ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูƒูŽู…ูŽุง ุจูŽุงุฑูŽูƒู’ุชูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽ ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ุฅูุจู’ุฑูŽุงู‡ููŠู’ู…ูŽุŒ ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุญูŽู…ููŠู’ุฏูŒ ู…ูŽุฌููŠู’ุฏูŒ ุงู„ู„ู‡ูู…ูŽู‘ ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุณู’ู„ูู…ูŽุงุชู ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽุงู„ู…ุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ุฃูŽุญู’ูŠูŽุงุกู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุงู„ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงุชู ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุณูŽู…ููŠู’ุนูŒ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูุฌููŠู’ุจู ุงู„ุฏูŽู‘ุนู’ูˆูŽุฉู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฃูŽู„ูู‘ูู’ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุตู’ู„ูุญู’ ุฐูŽุงุชูŽ ุจูŽูŠู’ู†ูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุงู‡ู’ุฏูู†ูŽุง ุณูุจูู„ูŽ ุงู„ุณูŽู‘ู„ูŽุงู…ูุŒ ูˆูŽู†ูŽุฌูู‘ู†ูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุธูู‘ู„ูู…ูŽุงุชู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ูู‘ูˆุฑูุŒ ูˆูŽุฌูŽู†ูู‘ุจู’ู†ูŽุง ุงู„ู’ููŽูˆูŽุงุญูุดูŽ ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽุŒ ูˆูŽุจูŽุงุฑููƒู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูููŠ ุฃูŽุณู’ู…ูŽุงุนูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุจู’ุตูŽุงุฑูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุงุŒ ูˆูŽุชูุจู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฅูู†ูŽู‘ูƒูŽ ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุงู„ุชูŽู‘ูˆูŽู‘ุงุจู ุงู„ุฑูŽู‘ุญููŠู…ูุŒ ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ุดูŽุงูƒูุฑููŠู†ูŽ ู„ูู†ูุนูŽู…ููƒูŽ ู…ูุซู’ู†ููŠู†ูŽ ุจูู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูŽุŒ ู‚ูŽุงุจูู„ููŠู†ูŽ ู„ูŽู‡ูŽุงุŒ ูˆูŽุฃูŽุชูู…ูู…ู’ู‡ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ู‡ูŽุจู’ ู„ูŽู†ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุฒู’ูˆูŽุงุฌูู†ูŽุง ูˆูŽุฐูุฑูู‘ูŠูŽู‘ุงุชูู†ูŽุง ู‚ูุฑูŽู‘ุฉูŽ ุฃูŽุนู’ูŠูู†ู ูˆูŽุงุฌู’ุนูŽู„ู’ู†ูŽุง ู„ูู„ู’ู…ูุชูŽู‘ู‚ููŠู†ูŽ ุฅูู…ูŽุงู…ู‹ุง ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅู†ูŽู‘ุง ู†ูŽุณู’ุฃูŽู„ููƒูŽ ุงู„ู‡ูุฏูŽู‰ ุŒ ูˆุงู„ุชูู‘ู‚ูŽู‰ ุŒ ูˆุงู„ุนูŽููŽุงููŽ ุŒ ูˆุงู„ุบูู†ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุงูƒู’ููู†ูŽุง ุจูุญูŽู„ุงูŽู„ููƒูŽ ุนูŽู†ู’ ุญูŽุฑูŽุงู…ููƒูŽ ูˆูŽุฃูŽุบู’ู†ูู†ูŽุง ุจูููŽุถู’ู„ููƒูŽ ุนูŽู…ูŽู‘ู†ู’ ุณููˆูŽุงูƒูŽ ุฑูŽุจูŽู‘ู†ูŽุง ุขุชูู†ูŽุง ูููŠ ุงู„ุฏูู‘ู†ู’ูŠูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูููŠ ุงู„ู’ุขุฎูุฑูŽุฉู ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽู‚ูู†ูŽุง ุนูŽุฐูŽุงุจูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ุงุฑู ูˆูŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู†ูŽุจููŠูู‘ู†ูŽุง ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ูู‡ู ูˆูŽุตูŽุญู’ุจูู‡ู ูˆ ูŽู…ูŽู†ู’ ุชูŽุจูุนูŽู‡ูู…ู’ ุจูุฅูุญู’ุณูŽุงู†ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ุฏู‘ูŠู’ู† ูˆูŽุขุฎูุฑู ุฏูŽุนู’ูˆูŽุงู†ูŽุง ุฃูŽู†ู ุงู„ู’ุญูŽู…ู’ุฏู ู„ู„ู‡ ุฑูŽุจูู‘ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ Baca Juga Usiaku Sudah 40 Tahun Allah Jaga Hingga Tua Oleh Muhammad Abduh Tuasikal Artikel Dalam syariat Islam dikenal berbagai keringanan hukum rukhsah untuk tidak berpuasa Ramadhan bagi orang-orang tertentu yang tidak mampu secara fisik atau mengalami kesulitan dan kepayahan dalam menjalankan puasa. Di antara orang yang mendapatkan keringanan itu adalah mereka yang sudah berusia lanjut. Mengenai hal ini, Al-Qurโ€™an menjelaskan ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ู†ูŽ ูŠูุทููŠู’ู‚ููˆู’ู†ูŽู‡ู ููุฏู’ูŠูŽุฉูŒ ุทูŽุนูŽุงู…ู ู…ูุณู’ูƒููŠูู†ู โ€œDan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskinโ€ QS. Al-Baqarah 184 Berdasarkan ayat di atas, hal yang wajib bagi orang berusia lanjut dan tidak mampu menjalankan puasa bukanlah melaksanakan ibadah puasa, tapi membayar fidyah satu mud makanan pokok 675 gram/6,75 ons untuk tiap hari puasa yang ditinggalkannya. Lantas, apa kriteria orang lanjut usia yang boleh tidak berpuasa lalu cukup menggantinya dengan membayar satu mud? Tentang ayat di atas, Syekh Zakaria al-Anshari menjelaskan bahwa maksud dari kata โ€œorang yang berat menjalankan puasaโ€ adalah orang tua yang sudah berupaya mencoba untuk berpuasa tapi ia tidak lagi kuat untuk menyelesaikan puasanya hingga waktu maghribโ€ Syekh Zakaria al-Anshari, Fath al-Wahhab, juz 1, hal. 213. Lebih spesifik lagi, yang dikehendaki dari orang lanjut usia adalah orang yang sudah berusia di atas 40 tahun yang tidak mampu menjalankan ibadah puasaโ€”sekiranya tatkala berpuasa maka ia akan mengalami tekanan fisik yang amat berat masyaqqah syadidah atau tekanan fisik yang tidak dapat ditanggung menurut standar umumnya masyarakat la tuhtamalu adatan. Berbeda halnya jika tekanannya sebatas rasa lapar dan lemahnya fisik yang masih dapat ditahan sebagaimana umumnya masyarakat, maka dalam kondisi demikian tidak boleh meninggalkan puasanya. Ketentuan ini seperti dijelaskan oleh Syekh Khatib asy-Syirbini ูˆุงู„ุดูŠุฎ ูˆู‡ูˆ ู…ู† ุฌุงูˆุฒ ุงู„ุงุฑุจุนูŠู† ูˆุงู„ุนุฌูˆุฒ ูˆุงู„ู…ุฑูŠุถ ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ูŠุฑุฌู‰ ุจุฑุคู‡ ุฅู† ุนุฌุฒ ูƒู„ ู…ู†ู‡ู… ุนู† ุงู„ุตูˆู… ุจุฃู† ูƒุงู† ูŠู„ุญู‚ู‡ ุจู‡ ู…ุดู‚ุฉ ุดุฏูŠุฏุฉ ูŠูุทุฑ ูˆูŠุทุนู… ุนู† ูƒู„ ูŠูˆู… ู…ุฏุง โ€œOrang tua rentaโ€”yakni orang yang usianya melebihi 40 tahun, wanita tua renta dan orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannyaโ€”jika mereka tak mampu berpuasa, sekiranya akan mengalami kesulitan yang berat, maka ia boleh tidak berpuasa dan wajib bagi mereka memberi makan untuk tiap hari yang ditinggalkan sebanyak satu mudโ€ Syekh Khatib asy-Syirbini, al-Iqnaโ€™ fi Hilli Alfadzi Abi Syujaโ€™, juz 2, hal. 397. Sedangkan ketika pada waktu tertentu orang lanjut usia kembali kuat menjalankan ibadah puasa setelah sebelumnya tidak mampu, maka wajib baginya untuk kembali melaksanakan puasa pada hari di mana ia kuat melaksanakan ibadah puasa sampai selesai masuk waktu maghrib. Dalam kitab Hasyiyah al-Jamal dijelaskan ูˆุงู„ุฃุธู‡ุฑ ูˆุฌูˆุจ ุงู„ู…ุฏ ุนู„ู‰ ู…ู† ุฃูุทุฑ ููŠ ุฑู…ุถุงู† ู„ู„ูƒุจุฑ ูƒุฃู† ุตุงุฑ ุดูŠุฎุง ู‡ุฑู…ุง ู„ุง ูŠุทูŠู‚ ุงู„ุตูˆู… ููŠ ุฒู…ู† ู…ู† ุงู„ุฃุฒู…ุงู† ูˆุฅู„ุง ู„ุฒู…ู‡ ุฅูŠู‚ุงุนู‡ ููŠู…ุง ูŠุทูŠู‚ู‡ ููŠู‡ ูˆู…ุซู„ู‡ ูƒู„ ุนุงุฌุฒ ุนู† ุตูˆู… ูˆุงุฌุจ ุณูˆุงุก ุฑู…ุถุงู† ูˆุบูŠุฑู‡ ู„ุฒู…ุงู†ุฉ ุฃูˆ ู…ุฑุถ ู„ุง ูŠุฑุฌู‰ ุจุฑุคู‡ ุฃูˆ ู…ุดู‚ุฉ ุดุฏูŠุฏุฉ ุชู„ุญู‚ู‡ ูˆู„ู… ูŠุชูƒู„ูู‡ ุงู†ุชู‡ุช. โ€œMenurut qaul adzhar membayar satu mud wajib bagi orang yang tidak berpuasa karena faktor usia, seperti seseorang telah berusia lanjut dan pikun, tidak mampu menjalankan ibadah puasa dari waktu ke waktu. Jika ia mampu berpuasa pada waktu tertentu, maka wajib baginya untuk berpuasa pada saat itu. Hukum yang sama juga berlaku bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa wajib, baik puasa ramadhan atau puasa yang lain, karena faktor lumpuh atau sakit yang tak dapat diharapkan kesembuhannya atau karena faktor kesulitan yang amat berat yang menimpanya dan tak mampu ia menanggungnyaโ€ Syekh Sulaiman al-Jamal, Hasyiyah al-Jamal, Juz 8, Hal. 278 Dan ia tidak berkewajiban mengqadha puasa yang sebelumnya pernah ditinggalkan, sebab telah terganti dengan pembayaran fidyah. Seperti yang dijelaskan oleh Ibnu Hajar al-Haitami ูˆู„ูˆ ู‚ุฏุฑ ุจุนุฏ ุนู„ู‰ ุงู„ุตูˆู… ู„ู… ูŠู„ุฒู…ู‡ ู‚ุถุงุก ูƒู…ุง ู‚ุงู„ู‡ ุงู„ุฃูƒุซุฑูˆู† โ€œJika seseorang telah mampu berpuasa setelah tidak mampu menjalankannya, maka tidak wajib mengqadha puasa yang telah lalu, seperti halnya yang diungkapkan oleh mayoritas ulamaโ€ Syekh Ibnu Hajar al-Haitami, Tuhfah al-Muhtaj, juz 3, Sedangkan ketika orang lanjut usia yang sudah tidak mampu untuk berpuasa, tidak mampu untuk membayar fidyah dengan memberi makanan satu mud kepada fakir miskin, maka dalam keadaan demikian ia tidak terkena kewajiban apa pun. Cukup memperbanyak istighfar atas ketidakmampuannya menjalankan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Hal demikian sesuai dengan keterangan dalam kitab al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh ูุฅู† ูƒุงู† ุนุงุฌุฒุงู‹ ุนู† ุงู„ุฅุทุนุงู… ุฃูŠุถุงู‹ ูู„ุง ุดูŠุก ุนู„ูŠู‡ุŒ ูˆ {ู„ุง ูŠูƒู„ู ุงู„ู„ู‡ ู†ูุณุงู‹ ุฅู„ุง ูˆุณุนู‡ุง} ูˆู‚ุงู„ ุงู„ุญู†ููŠุฉ ูŠุณุชุบูุฑ ุงู„ู„ู‡ ุณุจุญุงู†ู‡ุŒ ูˆูŠุณุชู‚ุจู„ู‡ ุฃูŠ ูŠุทู„ุจ ู…ู†ู‡ ุงู„ุนููˆ ุนู† ุชู‚ุตูŠุฑู‡ ููŠ ุญู‚ู‡. โ€œJika seseorang juga tidak mampu memberi makan fakir miskin, maka tidak ada kewajiban baginya, dan Allah tidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. Ulama Hanafiyah berpandangan mengenai hal ini โ€œIa memohon ampun kepada Allah, dan meminta permohonan maaf atas kelalaiannya hak yang wajib baginyaโ€ Syekh Wahbah az-Zuhaili, al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh, juz 3, hal. 117 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orang lanjut usia yang tidak berkewajiban puasa tapi wajib menggantinya dengan membayar fidyah adalah orang yang berusia di atas 40 tahun yang sudah pernah mencoba untuk berpuasa namun tidak mampu untuk menyelesaikan puasanya hingga waktu maghrib. Sekiranya saat ia mencoba menguatkan diri untuk berpuasa, maka ia akan merasakan tekanan fisik yang amat berat atau tekanan fisik yang tidak dapat ditanggung oleh umumnya masyarakat. Idealnya orang lanjut usia mendapat pendampingan dari mereka yang masih muda. Penurunan fungsi organ yang secara alamiah orang lansia alami biasanya menjadi kendala fisik dan luput dari perhatian mereka sendiri. Apalagi bila disertai adanya gejala penyakit. Jika puasa memang betul-betul memberatkan, orang lansia boleh tidak puasa, sebab hal yang wajib baginya sudah bukan lagi berpuasa, tapi beralih menjadi membayar fidyah sebanyak satu mud. Wallahu aโ€™lam. Ustadz M. Ali Zainal Abidin, Pengajar di Pondok Pesantren Annuriyah, Kaliwining, Rambipuji, Jember Jakarta, NU Online Kewajiban berpuasa di bulan Ramadhan berlaku bagi seluruh umat Islam yang telah memenuhi kriteria akil dan baligh, termasuk di antaranya adalah orang tua. Sekalipun telah berusia lanjut lansia, orang tua tetap terkena hukum taklif untuk berpuasa di bulan Ramadhan. Hanya saja, syariat Islam mengenal istilah keringanan rukhshah dalam menjalankan ibadah, baik puasa, shalat, atau lainnya. Hal ini berlaku bagi orang-orang yang berada dalam kondisi tertentu, termasuk orang tua yang fungsi Sebagian anggota tubuhnya telah menurun, tidak seperti sedia kala. Lansia yang dalam keadaan demikian tentu akan mengalami kesulitan untuk menjalani ibadah puasa Ramadhan. Hal ini mengingat puasa membutuhkan kondisi fisik yang prima karena harus menahan diri dari makan dan minum sepanjang hari, mulai terbit fajar hingga matahari terbenam. Dalam keadaan demikian, lansia tersebut mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa. Artinya, lansia itu boleh tidak berpuasa dan wajib menggantinya dengan membayar fidyah berupa memberikan makanan sebanyak satu mud atau setara dengan 7 ons kepada orang miskin. Satu mud itu berlaku untuk satu kali puasa yang ia tinggalkan. Sebagaimana yang pernah dirilis NU Online, hal demikian ditegaskan langsung oleh Allah swt dalam Al-Qurโ€™an Surat Al-Baqarah ayat 184. ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู’ู†ูŽ ูŠูุทููŠู’ู‚ููˆู’ู†ูŽู‡ู ููุฏู’ูŠูŽุฉูŒ ุทูŽุนูŽุงู…ู ู…ูุณู’ูƒููŠูู†ู โ€œDan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin.โ€ QS. Al-Baqarah 184 Dengan pembayaran fidyah tersebut, lansia tidak lagi perlu untuk berpuasa. Sebab, fidyah telah menjadi pengganti bagi puasa yang ia tinggalkan. Menjadi pertanyaan, jika lansia tersebut bukan hanya tidak mampu berpuasa, tetapi tidak juga mampu untuk membayar fidyah. Hal ini karena keterbatasan ekonomi dirinya, maupun keluarganya. Bagaimana puasa lansia tersebut? Dalam hal ini, lansia tersebut tidak terkena kewajiban apa pun. Baginya cukup untuk memperbanyak istighfar atas ketidakmampuannya menjalankan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Hal ini sebagaimana termaktub dalam kitab al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili. Pewarta Syakir NF Editor Fathoni Ahmad Jakarta - Ketika menginjak usia lanjut, produktivitas seseorang dalam melalukan sesuatu mulai menurun. Oleh karena itu, penting bagi muslim untuk mengetahui amalan ibadah pada usia lanjut yang bisa membantu untuk dapat membantu kita memasuki surga Allah dari M. Quraish Shihab dalam buku Berbisnis dengan Allah, dalam istilah bisnis maka usia lanjut diumpamakan seperti investor yang sudah senior. Saat berusia muda, kita dapat melaksanakan beragam aktivitas dengan penuh waktu meskipun berat demi menghadapi masa memasuki usia lanjut, kata Quraish Shihab, hanya diperlukan kegiatan yang tidak berat namun teratur. Namun, hal itu bukan berarti ibadah ketika usia lanjut ini hanya ringan dan terkesan remeh saja di hadapan Allah SWT. Ada keistimewaan ketika orang usia lanjut melaksanakan amalan ibadah kepada-Nya. Berikut ini adalah amalan ibadah pada usia lanjut seperti yang dikutip melalui tulisan dalam laman Universitas Muhammadiyah ibadah pada usia lanjut dapat lebih mengutamakan dan memerhatikan amalan-amalan wajib. Sebab, ibadah-ibadab yang bersifat wajib fardhu merupakan kewajiban yang bersifat individual dan harus ditegakkan sendiri-sendiri oleh setiap muslim hingga akhir itu, amalan-amalan wajib adalah merupakan amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT. Berikut amalan ibadah bagi usia lanjut Ibadah yang hukumnya fardhu bila mampu2. Menghindari hal-hal yang diharamkan oleh Memperbanyak amalan-amalan Banyak bertahmid, membaca istighfar, dan Memperbanyak amal-amal ringan, tapi berpahala besar, seperti berdzikir dan membaca Rajin dan konsisten membaca zikir pagi dan Tetap aktif dalam thalabul ilmi menghadiri majelis ilmu. Hal ini bisa dilakukan dengan mendatangi pengajian ataupun majelis serupa. Nabi Muhammad SAW bersabda,ุฃูŽุนู’ุฐูŽุฑูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู…ู’ุฑูุฆู ุฃูŽุฎูŽู‘ุฑูŽ ุฃูŽุฌูŽู„ูŽู‡ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ุจูŽู„ูŽุบูŽ ุณูุชูู‘ูŠู’ู†ูŽ ุณูŽู†ูŽุฉู‹Artinya "Allah tidak akan menerima argumen kepada seseorang yang Allah tunda ajalnya hingga mencapai 60 tahun." HR Bukhari8. Rutin dan terus berproses dalam mempelajari Al-Qur'an beserta dengan tafsirnya. Artinya menambah tidak hanya kuantitas namun juga Berpesan kepada anak-anak dan keturunan agar menjadi saleh dan salehah, gemar mendoakan orang tua baik saat masih hidup atau setelah meninggal, dan membantu mendoakan orang tua ketika akan meninggal. Simak Video "Momen Dramatis Penyelamatan Kakek Terperosok di Gorong-gorong di Depok" [GambasVideo 20detik] rah/rah

mengapa orang usia lansia harus memperbanyak amalan ibadah